Mazda 323 Interplay: Sedan 90-an dengan Fitur Canggih

 

Mazda 323 Interplay merupakan salah satu mobil sedan kompak dari marga Mazda 323 yang lahir sebagai generasi keenam dan menjadi generasi penerus dari Mazda 323 Trendy.

Mazda 323 Interplay pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia pada tahun 1989. Mobil ini dijual juga dengan varian hatchbacknya yaitu Mazda Astina, namun kedua mobil ini memiliki perbedaan cukup signifikan, yang paling terlihat yaitu dari hal desainnya dari bagian depan hingga ke belakang.

Untuk sektor mesin, Mazda menggunakan mesin B6 SOHC 4 silinder segaris 16 katup dimana system bahan bakarnya masih menggunakan sistem karburator. Tenaga yang dihasilkan tidak cukup tinggi yaitu hanya mencapai 86 HP dan torsi 123 Nm. Mazda 323 Interplay menggunakan layout fwd melalui bantuan transmisi manual 5 percepatan atau yang varian matic 4 percepatan.

Dari tampilannya, Mazda Interplay juga dikenal sebagai Mazda Protege dengan kode BG ini juga dijadikan sebagai basis dari mobil Kia Sephia. Sementara mobil Kia Sephia sendiri pernah direbadge sebagai Timor S515. Sehingga pengguna tidak perlu khawatir karena beberapa komponen slow moving antara mobil - mobil ini dapat saling di substitusi.

Di pasar Indonesia, Mazda 323 Interplay memasuki segmen sedan subkompak yang diisi oleh para kompetitornya yaitu: Toyota Corolla Twincam, Honda Grand Civic, Mitsubishi Lancer DanGan dan juga Daihatsu Charade Sedan (Classy). Setelah menempuh tahun ke 5, tepatnya pada tahun 1994 kehadiran Mazda 323 Interplay digantikan oleh generasi berikutnya yaitu Mazda 323 Lantis.

Spesifikasi Mazda Interplay:

Mazda 323 Interplay menggunakan Mesin Tipe B6 1.600 cc SOHC 4 silinder segaris 16 katup yang mampu menyemburkan tenaga 86 HP pada 6.000 RPM dan torsi 123 Nm pada 5.600 RPM. Untuk spesifikasi mesin B6 mempunyai Bore x Stroke : 78 mm x 83.6 mm, Rasio kompresi  9.3:1.

Untuk Konsumsi BBM Mazda 323 Interplay dapat menempuh 9-11 km per liter untuk dalam kota dan 12-16 km per liter untuk luar kota. Mobil ini mempunyai transmisi 5 percepatan untuk manual dan 4 percepatan untuk matic di mana varian Mazda 323 Interplay matic ini sangat jarang di Indonesia.

Mazda 323 Interplya menggunakan suspensi  depan MacPherson struts dan suspensi belakang menggunakan independent dengan stabilizer.

Kelebihan dan Kekurangan Mazda Interplay

Berikut ini merupakan beberapa informasi mengenai Kelebihan dan Kekurangan Mazda 323 Interplay yang dijual secara resmi dari tahun 1989 sampai dengan 1994 di Indonesia.

Keunggulan Mazda Interplay yaitu harga murah terjangkau, cocok untuk yang menginginkan mobil sedan untuk mobil pertamanya, tarikan dari mobil ini cukup responsive karena menggunakan mesin SOHC yang ringan karena hanya menggerakan 1 noken saja. Teknologi yang ada pada Mazda Interplay cukup canggih untuk mobil tua yang harganya terjangkau antara lain, power steering, power window, power mirror dan yang paling menarik adalah mobil ini sudah menggunakan speedometer digital, fitur yang cukup canggih untuk mobil 90-an dan juga mobil ini sudah menggunakan disc brake untuk ke empat rodanya. Dari segi kestabilannya, mobil ini tetap stabil untuk dipacu pada kecepatan tinggi. Untuk sparepartnya mobil ini dapat disubtitusi dengan timor dan ford laser. Atau jika mekaniknya cukup kreatif maka bisa disubtitusi dengan spareparts mobil lain.

Setelah mengetahui kelebihannya mari kita bahas kelemahan Mazda Interplay. Kelemahannya yaitu tenaga mesin terlalu kecil, terkenal sering mengalami overheat, untuk mobil 90-an beberapa part body sudah langka untuk dicari, fitur speedometer digital sulit untuk diperbaiki, dan yang paling terkenal yaitu system kelistrikan mobil ini lumayan rumit

Demikian beberapa penjelasan mengenai Mazda 323 Interplay termasuk kelebihan dan kekurangannya. Sebenarnya, mobil ini memiliki beberapa kelebihan di antara sedan pembuka tahun 90-an lainnya. Irit BBM, harga murah dan perawatan mudah adalah alasan tepat untuk menjadikan mobil ini sebagai mobil pemakaian sehari-hari.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama