Mobil Bensin diubah ke LPG: Biaya, Risiko, dan Keuntungannya



Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak pemilik mobil yang mulai mengubah kendaraan bermesin bensin mereka untuk menggunakan LPG (Gas Bumi Cair). Tren ini tidak hanya ada di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara seperti Turki, Korea Selatan, Italia, dan Polandia. Alasan utamanya cukup sederhana. Biaya LPG lebih murah, dan emisinya lebih bersih dibandingkan bensin. Namun, banyak yang masih bertanya-tanya, apakah mengubah ke LPG aman untuk mesin? Apakah akan ada efek merugikan? Artikel ini akan membahas sistem LPG untuk kendaraan, kelebihan dan kekurangannya, serta dampaknya pada mesin. 

Apa itu sistem LPG dalam kendaraan? 

LPG dalam kendaraan juga disebut autogas. Sistem ini bekerja dengan menambahkan beberapa komponen lainnya ke kendaraan bermesin bensin. Komponen utama dari sistem LPG biasanya mencakup: 

1. Sebuah tangki LPG (normalnya dipasang di bagasi) 
2. Sebuah regulator atau vaporizer untuk mengubah LPG cair menjadi gas 
3. Injektor atau mixer LPG 
4. Sebuah ECU tambahan (pada mobil injeksi) 
5. Saklar bahan bakar LPG dan bensin. 

Kebanyakan sistem modern memungkinkan mobil menggunakan LPG dan bensin dalam sistem bahan bakar ganda, dengan kemampuan bagi pengemudi untuk beralih antara keduanya kapan saja.

Kelebihan Kendaraan yang Menggunakan LPG: 

  • Biaya Bahan Bakar Lebih Rendah 

Kendaraan yang menggunakan LPG adalah pilihan yang ekonomis dan itu adalah salah satu alasan mengapa mereka lebih disukai. Di sebagian besar negara, LPG lebih murah 30–50% dibandingkan bensin yang menguntungkan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Ini terutama berlaku bagi pengguna taksi atau pengguna kendaraan operasional. 

  • Pembakaran yang Lebih Bersih 

LPG dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan bensin.  Ini karena emisi kendaraan LPG relatif lebih rendah. Secara umum, pengguna menikmati manfaat berikut. Mesin yang bersih berarti lebih sedikit deposit karbon, yang berarti oli mesin bertahan lebih lama.

  • Oktan Lebih Tinggi 

LPG memiliki angka oktan tinggi sekitar RON 105 - 110, yang berarti lebih tahan terhadap ngelitik mesin atau detonasi. 

Kekurangan dan Efek Samping Konversi LPG

Meskipun konversi LPG memiliki banyak manfaat, ada beberapa kekurangan yang harus dipertimbangkan, yaitu:

  • Daya Mesin Mungkin Menurun Sedikit

Salah satu efek yang paling umum adalah penurunan daya mesin sekitar 5-15%. Ini karena LPG memiliki karakteristik pembakaran yang berbeda dibandingkan dengan bensin, dan memiliki densitas energi yang lebih rendah. Namun, dalam penggunaan sehari-hari yang normal, kehilangan daya ini biasanya tidak terlalu dirasakan.

  • Potensi Keausan Katup Mesin

Karena LPG tidak mengandung bahan pelumas seperti bensin, beberapa mesin mungkin mengalami hal berikut:
  • Penurunan dudukan katup
  • Pembakaran pada suhu yang sedikit lebih tinggi
Pada mobil modern, masalah ini biasanya diimbangi dengan desain mesin yang lebih tahan panas. Namun, beberapa mesin tua memerlukan perawatan katup yang lebih sering.

  • Ruang Penyimpanan Lebih Terasa Berkurang

Tangki LPG biasanya dipasang di belakang mobil, sehingga mengurangi ruang penyimpanan yang tersedia. Tangki dengan kapasitas 40-60 liter umumnya digunakan.

  • Infrastruktur Pengisian LPG Masih Terbatas

Meskipun LPG cukup populer di beberapa negara, stasiun pengisian autogas tidak tersedia secara seimbang di mana-mana. Ini dapat menjadi kendala bagi mereka yang sering melakukan perjalanan jauh.

Apakah Semua Mobil Dapat Dikonversi ke LPG?

Secara umum, ya, hampir semua mobil berbahan bakar bensin dapat dikonversi ke LPG. Konversi LPG dapat dilakukan pada jenis mobil berikut:

Mobil karburator

Mobil EFI

Mobil dengan sistem injeksi throttle body

Meskipun metode konversi dapat berbeda. Mobil karburator biasanya menggunakan sistem mixer, yang lebih sederhana dan lebih murah. Sedangkan mobil EFI modern menggunakan sistem yang lebih canggih yang disebut injeksi LPG sekuensial, yang mempertahankan kinerja mesin. 

Apakah Konversi LPG Aman? 

Jika dilakukan dengan komponen berkualitas dan pemasangan yang tepat, sistem LPG sebenarnya cukup aman. Tangki LPG yang digunakan di mobil juga dirancang dengan tingkat keamanan yang tinggi, termasuk:

  1. Pipa dengan dinding yang sangat tebal
  2. Katup pengaman pelepas tekanan
  3. Sistem pemutusan bahan bakar otomatis

Selama bertahun-tahun, negara-negara Eropa dan Asia telah menggunakan kendaraan LPG dalam jumlah besar.

Apakah Konversi LPG Menguntungkan?

Kasus konversi LPG yang paling menguntungkan adalah:

  1. Peningkatan penggunaan harian kendaraan
  2. Kendaraan operasional, termasuk taksi
  3. Mobil dengan konsumsi bahan bakar tinggi

Meskipun konversi dan pemasangan LPG memerlukan biaya awal yang cukup besar, hal ini cukup dibenarkan dari segi penghematan bahan bakar jangka panjang. Investasi ini dapat dikembalikan dalam waktu yang sangat singkat. 

Kesimpulan

Konversi mobil ke LPG dapat menjadi solusi menarik bagi pengendara yang ingin menghemat biaya bahan bakar sekaligus mengurangi emisi kendaraan.

Namun seperti modifikasi kendaraan lainnya, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, seperti penurunan tenaga mesin, potensi keausan katup, serta keterbatasan infrastruktur pengisian LPG.

Dengan instalasi yang tepat dan perawatan yang baik, mobil berbahan bakar LPG dapat tetap aman, efisien, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama